Pejamkan mata sejenak, dan yakin bahwa bapak tidak ada
saat berbuka karena lebih memilih untuk adzan magrib dulu seperti Ramadan
biasanya
Pejamkan mata sejenak , dan percaya bahwa bapak sedang
ada diruang tamu tadarus ba’da Magrib seperti Magrib-magrib sebelumnya
Pejamkan mata sejenak, dan tenang bahwa bapak sedang
tertidur pulas didepan TV seperti malam-malam biasanya
Pejamkan mata sejenak, dan segera bangun karena tahu
bapak telah lebih dulu bangun tengah malam untuk 2 rakaat seperti tengah malam
sebelumnya
Pejamkan mata sejenak, dan segera bangun sahur karena
bapak selalu jadi orang yang pertama menyiapkan sahur seperti Ramadan
sebelumnya
Pejamkan mata sejenak,,, dan berharap gundukan tanah
merah dengan batu nisan ini tak nyata,,
How I really wished you were still here...
How I really wished not to loose you seven days before
Lebaran so it doesn’t hurt this much...
How I really miss you, Dad...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar